Halaman

Rabu, 23 Januari 2013

Tips Pasang Accu/Aki di Vespa



Vespa keluaran baru, generasi PX keatas, rata-rata telah disertai Accu. Dengan Accu yang telah terpasang memungkinkan Vespa generasi belakangan, untuk lampu sein – klakson tidak lagi memakai listrik dari mesin. Karenanya listrik yang dikeluarkan mesin menjadi stabil hanya untuk Coil/Busi dan lampu belakang dan lampu depan. 

Sejalan dengan perkembangan fungsi kendaraan vespa, yang tidak hanya untuk keperluan hari-hari, maka tuntutan vespa generasi lama mempergunakan Accu sebagai penyimpan listrik juga banyak dikenakan. Pertanyaannya (1). Apakah Vespa keluaran lama juga bisa dipasang Accu ? Jawabannya tentu saja pasti bisa. (2), Bagaimana cara memasangnya, (3). Seberapa besar pemanfaatan Accu tersebut untuk mendukung kenyamanan berkendara dengan Vespa.

Hal yang perlu disediakan sebelum memasang Accu
Accu 12 Volt 10 Ampere (standard PX Ekslusive / Excel) merk apa saja, bisa GS, King, Yuasa, NS dll. yang beredar di pasar umumnya merk Yuasa dan GS.
Regulator empat (4) kaki. Merk regulator ini banyak di pasaran, yang standar vespa merk Ducati. Jika tidak mendapati merk itu bisa juga merk lain. Kisaran harga yang beredar di pasaran antara 25.000 s/d 125.000. Saran yang hendakmembeli, jangan mempergunakan yang berharga di bawah Rp 50.000 (tahun 2006/2007) sebab biasanya kualitasnya rendah.
Dudukkan Accu + karet pengikatnya
Dudukan Saklar accu (sudah siap pakai, tinggal beli di toko)
Jika diperlukan Elco 4000 micro farad. Elco yang bagus buatan Meksiko.

Setelah Accu dan regulator tersedia bagaimana memasangkannya (menginstalasi) di Vespa kita.
Sebelum memasang Regulator ada hal yang perlu diperhatikan tentang mengenal listrik yang dihasilkan dari dapur mesin (Spul). Listrik yang dihasilkan Spul antara vespa generasi satu dengan yang lain umumnya sama, biasanya ada 3-4 kabel, yakni untuk Lampu depan (warna kuning), Coil/Busi (warna hijau), body/massa (warna hitam) dan satu lagi (merah muda/biru) untuk lampu belakang. Untuk generasi sprint ke bawah untuk lampu depan dan belakang digabung jadi satu.
Ketika mau memasang Regulator, jangan lupa mengangkat tangki. ini diperlukan agar kita mengenali alur listriknya. Selain itu akan sedikit merubah kabel per-listrikan yang ada di bawah tangki dan akan mengebor untuk tempat dudukan accu.

Setelah mengenali listrik dan warna-warna kabelnya, selanjutnya kita memasang accu dan regulator, langkah-langkahnya sebagai berikut :
Buka boks bodi samping kiri 
Angkat tangki bensin.
Setelah bok kiri dicopot, Bor untuk dudukan accu. Pasang dudukan tersebut sesuai selera kita, artinya mau sebelah kanan atau kiri kunci boks. Jangan terlalu tengah pas kunci boks.
Bor juga untuk dudukan regulator. Usahakan berdampingan dengan accu. Jika accu sebelah kanan, maka regulator sebelah kiri, atau sebaliknya
Pasang Accu di dudukannya. posisi – accu tempelkan ke bodi vespa. kabel saklar accu pasang di + nya accu dan sambungkan ke regulator.
Pasang Regulator di yang ada kaki/socketnya menghadap ke bawah.
Potong kabel bodi warna kuning dari dari arah spul (dibawah tangki ada sambungan) dan sambungkan ke kaki regulator posisi ke-2 dari kiri. Dan sambungkan setrum dari kaki ke-1 regulator ke kabel bodi sambungan yg tadi dipotong ( ke lampu depan)
Sambungkan kabel + accu yang telah memakai saklar ke kaki ke-3 regulator
Sambungkan kabel dari kaki ke-4 regulator (ujung paling kanan) ke body/massa

Kini accu dan Regulator telah terpasang dan siap dipakai. Jangan lupa jaringan listrik accu jangan digabung sama jaringan setrum mesin. Mesti terpisah.

Semoga bermanfaat, terima kasih...

#g13

Acuan oktan pada bahan bakar di indonesia (Pertamina)




Sample yang kita pakai untuk Vespa super 125 (standar) =
- kompresi 7.7 :1
- asumsi Max. Full tangki bensin sebesar 7.7 liter
Seharusnya vespa itu konsumsinya adalah premium 88 karena melihat dari tabel oktan di atas (bilamana vespa standar).

Perhitungan ini bisa dipakai untuk Vespa yang sudah dilakukan perubahan besar baik dari blok silinder maupun piston
Apabila sudah adanya pembesaran pada blok silinder maupun piston pastinya akan memakan oktan yang lebih besar minimal pertamax, tapi harus dihitung ulang berapa nilai akhir dari kompresi motor sesungguhnya

Katakanlah sebuah Vespa super setelah dilakukan bore up mendapatkan nilai kompresi 9,5 : 1= maka oktan yang disarankan adalah pertamax 92

Cara yang lebih mudah tentu membeli full pertamax 92, namun mengingat harga pertamax lebih mahal ada trik untuk mengoplos bensin dengan mencampur premium dan pertamax biar mendapatkan nilai oktan yang sama

Ini kalo Premium di oplos bareng Pertamax 92
Premium 88 1 liter & pertamax 92 1 liter
maka perhitungannya
= (88+92)/2 liter
= 90 (angka ini sedikit lebih jauh dari oktan Pertamax 92 jadi hasilnya kurang maksimal, dan seakan percuma)

Premium 88 (1 liter), pertamax 92 (6.7 liter), 7.7 liter isi full tangki bensin
= (88x1)+(92x6.7)/7.7 liter
= 88+616.4/7.7
= 91.48 (angkanya hampir mendekati oktan Pertamax 92 namun hasilnya juga masih belum maksimal)

Premium 88 (0.5 liter), pertamax 92 (6.7 liter), 7.7 liter isi full tangki bensin
= (88x0.5)+(92x7.2)/7.7 liter
= 44+662.4/7.7
= 91.7 (angkanya sudah mendekati oktan Pertamax 92)
= 92 (pembulatan secara full)
92 = oktan pertamax 92

Jadi jangan heran, jika pada vespa yang sudah mengalami bore up pada beberapa bagian mesin namun tenaga motor vespa masih loyo, karena penggunaan BBM tidak disesuaikan dengan nilai kompresi motor dan nilai oktan bensin. Apalagi buat vespa yang sudah sering bore up tentunya akan banyak minum oktan yang lebih tinggi seperti PERTAMAX PLUS kalau bore up nya secara radikal dimana kompresi yang di buat jadi 11.3 :1

Jika ada anggapan dengan memperbanyak oli untuk mengurangi suhu mesin, hal ini bisa dibenarkan, namun jika kita bicara Speed dan akselerasi selain oli membantu untuk mengurangi suhu panas berlebih di mesin maka harus di imbangi juga dengan penggunaan oktan bensin yang disesuaikan dengan tingkat kompresi motor itu sendiri, biar tenaganya ngak drop

Mengenai perihal tangki bensin yang keropos karena penggunaan Pertamax dalam jangka waktu panjang ane belum pernah nemuin kasus seperti ini, yang ane sering temukan bahwa tangki bensin keropos disebabkan karena adanya korosi air disebabkan karena motor vespa kehujanan dan kita tidak segera menyiram/mencuci vespa di bagian bawah kolong vespa yang kemungkinan mengalami kebocoran/lubang, karena bisa jadi pada saat korosi berlebih dibawah kolong vespa akan timbul celah yang dapat dimasuki air hujan/lumpur dan menimbulkan tangki bensin keropos.
Semoga bermanfaat.


#g13

Cari Spare Part & Aksesoris Motor Vespa? Ini Tempatnya


g13
Jakarta - Pengguna motor iconik asal negeri Italia, Vespa di Indonesia sudah tidak dapat dihitung lagi menggunakan jari. Penggunanya sangat banyak, buktinya klub-klub Vespa di Indonesia dan motor-motor Vespa banyak berkeliaran di jalanan.

Nah karena motor ini kebanyakan dari tahun lawas, penggunanya sering kali kesulitan untuk mencari spare part dan aksesorisnya. Tidak perlu khawatir, bagi Otolovers yang bingung nyari spare part dan aksesorisnya Vespa khususnya untuk yang tinggal di Jakarta disini tempatnya.

Museum Vespa dan Piaggio


Museum piaggio ini terletak di pontedera,sebuah kota kecil yang berada di antara florence dan pisa.museum ini dibuka pada tanggal 29 maret 2000 dengan menempati 3.000 m,persegi..museum ini dirancang oleh andrea bruno untuk mempertahankan memori historis perusahhan yang paling penting di tengah selatan italia.

ruang pamerannya adalah hasil dari desainer jenius giovanni casiraghi,luigi pegna dan corradino..Selain Vespa dan produk Piaggio, museum dipamerkan sepeda motor paling indah dan prestisius Gilera, dari model pertama tahun 1909 sampai model tahun lima puluhan, seperti Saturnus atau Gilera 500, yang membuat impian generasi penggemar olahraga..Museum Piaggio telah menerima bergengsi Premio Impresa e Cultura sebagai pengakuan untuk yang terbaik Perusahaan Arsip dan Museum di Italia.

Sejarah Vespa dari tahun ke tahun

SEJARAH VESPA

Vespa adalah merek sepeda motor jenis skuter yang berasal dari Italia. Perusahaan induk dari Vespa, adalah Piaggio. Pada awal kedatangannya Vespa mempunyai saingan berat skuter Lambretta, sekarang otomatis Vespa sebagai motor skuter konvensional tidak mempunyai saingan lagi.

Spoiler for Vespa: 
[imagetag]

Vespa 150 Sprint VS Vespa 150 Sprint Veloce


Lahirnya Vespa Sprint dalam medio dekade 1960’an sebagai salah satu varian scooter produksi Piaggio, terbilang cukup mencuri perhatian para scooterist di seluruh dunia. Dengan penampilan awal yang hampir menyerupai Vespa Grand Lux, Vespa 150 Sprint hadir seakan ingin melanjutkan semangat kebebasan generasi 1960’an kepada genarasi 1970’an dalam hal berkendaraan scooter tanpa harus kehilangan sentuhan stylish namun tangguh.
Hampir setiap sudut penampilan Vespa 150 Sprint diperbesar dari vespa umumnya keluaran dekade 1960’an (VNA/VNB/VBB/VBC). Memiliki ukuran ban lebih lebar (3.50X10”), box dikedua bagian kiri kanannya serta spakbor yang lebih besar dibandingkan vespa kelas super menjadikan scooter ini tampil lebih unggul dan gagah dibandingkan dengan sekelasnya (150cc).

Sejarah Vespa Congo





Ada sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa “untuk berdamai maka mulailah perang.” Akhir sebuah peperangan ataupun konflik di sebuah wilayah selain membuahkan perdamaian, kadang juga tidak pernah terduga. Keadaan yg tidak terduga ini dapat berupa macam-macam bahkan tidak masuk akal, diantaranya adalah semakin populernya salah satu jenis kendaraan roda dua yakni Vespa.